Tips Melayani Delivery Order Mandiri di Tengah Wabah Corona

tips delivery order

Bagaimana cara melayani delivery order secara mandiri di tengah wabah corona seperti sekarang?

Membuka layanan dine in di tengah wabah corona seperti ini sudah tidak bisa diharapkan lagi. Banyak restoran terpaksa harus tutup karena tidak ada penjualan selama pandemi. Tentu saja karena adanya himbauan bagi seluruh warga Indonesia agar berdiam diri di rumah masing-masing. Sehingga, mereka pun tidak akan memikirkan keluar rumah untuk sekadar makan di restoran.

Maka, satu-satunya solusi adalah tetap menjalankan bisnis restoran seperti biasa. Hanya saja, caranya yang berbeda. Jika biasanya pengelola restoran hanya mengandalkan pemesanan makanan melalui dine in atau makan di tempat. Namun sekarang perlu memaksimalkan layanan antar atau delivery order. Pelanggan cukup memesan secara online, menunggu pesanan diantar ke rumahnya, dan tidak perlu keluar rumah.

Mungkin, sebagian besar dari Anda sudah melakukannya dengan bermitra melalui aplikasi pemesanan makanan secara online seperti GoFood atau Grab Food. Tapi, apakah bermitra dengan 2 aplikasi tersebut sudah cukup? TIDAK. Kenyataannya, ada beberapa driver ojek online yang malah diusir oleh petugas keamanan saat mengantri memesan makanan di sebuah restoran. Tentu ini bukan kabar baik. Karena di tengah krisis seperti ini, Anda sebagai pemilik restoran pasti mengandalkan jasa dari mereka.

Waduh, lantas harus bagaimana dong? Yuk lanjut baca.

Baca Juga: 5 Cara Strategis Agar Restoran Bertahan di Tengah Wabah Corona

Melayani Delivery Order Secara Mandiri

Sebagai alternatif solusi, sebaiknya Anda membuka layanan delivery order secara mandiri. Artinya membuka open order secara mandiri kepada pelanggan, lalu mengantarnya secara mandiri pula (tanpa perlu bermitra dengan pihak ketiga). Di sini, Anda bisa mempekerjakan karyawan yang biasanya berperan sebagai waiter/ kasir menjadi kurir yang mengantar makanan ke pelanggan. Dengan begitu, Anda tidak sampai merumahkan karyawan hingga membuat mereka kehilangan pekerjaan.

Kelebihan melayani delivery order secara mandiri bukan hanya itu saja lho! Dengan memanfaatkan karyawan yang ada sebagai kurir, Anda bisa memastikan makanan lebih higienis dan steril. Sebab, Anda memiliki kewenangan menghimbau kurir untuk menjaga dirinya lebih steril secara maksimal. Misalnya, melengkapi kurir dengan masker, handsanitizer, hingga menyemprotkan desinfektan sebelum mengantar makanan kepada pelanggan.

Dengan meningkatkan kebersihan makanan beserta kurir yang mengantarnya, tentu pelanggan akan lebih percaya terhadap restoran Anda. Mereka tidak akan ragu lagi melakukan repeat order.

Nah, pertanyaannya sekarang apa saja yang perlu Anda siapkan untuk melayani delivery order secara mandiri? Sekarang tidak perlu bingung lagi. Berikut 5 tips yang perlu diperhatikan sebelum membuka delivery order secara mandiri.

1. SOP Pemesanan dan Pengiriman

Cara melayani delivery order yang pertama adalah menyiapkan SOP (Standard Operating Procedure) atau prosedur standar opersional. Berkaitan dengan layanan delivery order yang akan Anda jalankan dan tetap mengikuti protokol kesehatan.

Yang pasti, salah satu hal penting yang tidak boleh Anda abaikan adalah menentukan bagaimana alur pemesanan yang Anda inginkan. Selain itu, bagaimana cara mengirim makanan tersebut. Misalnya, untuk pemesanannya Anda menyebarkan informasi open order ke semua pelanggan dan segera memprosesnya kalau pelanggan sudah membayar. Lalu, untuk pengirimannya sendiri Anda menunjuk beberapa waiter menjadir kurir.

2. Kurir yang Bertugas

Hal kedua yang perlu diperhatikan adalah menentukan siapa kurir yang ditugaskan untuk mengantar makanan. Sebenarnya, Anda tidak perlu bingung menentukan siapa kurir yang bisa Anda tugaskan. Tugaskan saja pelayan/ kasir yang saat ini menganggur akibat restoran sepi pengunjung. Ini bisa menjadi keuntungan, karena Anda tidak perlu sampai melakukan PHK terhadap karyawan Anda. Lagi pula, tentu mereka bisa lebih diandalkan, karena sudah lama mengenal dan mempekerjakan mereka.

3. Daftar Kontak Pelanggan/ Prospek

Poin ketiga yang perlu Anda perhatikan adalah menyiapkan data pelanggan/ prospek yang Anda miliki. Anda penting memilikinya, karena nantinya Anda perlu menyebar informasi open order kepada mereka. Jika Anda belum memiliki daftar kontak pelanggan, silakan mencari dan mengumpulkannya mulai sekarang juga. Coba aktifkan media sosial restoran, bangun interaksi secara aktif, dan jaringlah daftar pelanggan/ prospek dari sana.

Baca Juga: 5 Trik Optimasi Instagram untuk Restoran di Tengah Pandemi

4. Materi Promosi Kepada Pelanggan

Setelah mengumpulkan daftar kontak, maka sekarang waktunya membuat materi promosi yang perlu disebar ke pelanggan. Buatlah gambar/ desain promo beserta WhatsApp broadcast yang menginformasikan bahwa restoran Anda siap melayani delivery order.

Buatlah materi promosi semenarik mungkin, agar banyak orang tertarik order ke restoran Anda. Setelah semua materi promosi dirasa sudah cukup dan menarik, maka langsung kirimkan ke seluruh kontak pelanggan/ prospek yang Anda miliki.

5. Sistem Pemesanan

Daripada membiarkan pelanggan memesan makanan secara manual melalui SMS, Telepon, atau WhatsApp, akan lebih baik jika Anda menyediakan sistem pemesanan tersendiri. Sistem pemesanan ini bisa berupa website yang memungkinkan pelanggan mengakses daftar menu dan langsung memesannya secara online. Sehingga, pelanggan bisa memesan makanan secara lebih praktis.

Bingung bagaimana membuat sistem pemesanan yang tepat untuk melayani delivery order? Gunakan InterActive MyOrder Link. Anda bisa mendapatkan link khusus dimana pelanggan Anda bisa mengakses daftar menu dan langsung memesannya secara online. Bahkan, pelanggan Anda bisa langsung membayarnya dengan beragam pembayaran non-tunai.

InterActive MyOrder Link juga terintegrasi dengan kitchen print-out. Sehingga, ketika ada pelanggan yang memesan, Anda bisa langsung mendapat notifikasinya secara otomatis dan tercetak di printer dapur. Dengan begitu, Anda bisa langsung menyiapkan pesanan dan segera mengirimkannya ke pelanggan.

Demikian 5 tips yang perlu Anda siapkan sebelum melayani delivery order secara mandiri di tengah wabah corona. Sekali lagi, kami sarankan Anda melayani delivery order secara mandiri di samping bermitra dengan aplikasi ojek online. Anda bisa gunakan InterActive MyOrder Link sebagai sistem pemesanan online yang lebih praktis dan memudahkan. Selengkapnya, klik di sini atau kunjungi www.interactive.co.id.

6 Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published.