10 Tanda Bisnis Anda Sehat dan Bersih

Siapa yang tidak menginginkan memiliki bisnis yang bersih dan sehat. Hal ini merupakan idaman banyak pelaku usaha. Terlebih dulu kita definisikan arti sehat dan bersih tersebut.

Bisnis sehat bisa diartikan memiliki kemampuan untuk menghidupi diri sendiri, membiayai lifestyle business owner dan pastinya biaya investasi pengembangan bisnis itu sendiri.

Baca juga: Cara Jenius Membangun Bisnis yang Sehat

Bersih berarti bebas dari tindakan korupsi atau melanggar hukum, penggelapan, penyalahgunaan wewenang sampai taat pajak tetapi juga bisnis tetap bertumbuh secara berkala.

10 Tanda Bisnis Anda Sehat dan Bersih
images/pexels.com

Seperti yang kita ketahui, perkembangan teknologi, permintaan konsumen, biaya yang membengkak, kompetisi bisnis yang ketat dan juga perubahan gaya hidup karyawan sendiri mempengaruhi kondisi bisnis.

Bisnis yang terus menerus disuntik modal, menandakan bahwa bisnis tersebut mengalami kebocoran yang serius.

Berikut ini beberapa alasan mengapa bisnis mengalami kebocoran:

  • Kualitas yang buruk.
  • Kontrol yang tidak konsisten.
  • Piutang tidak terkendali.
  • Sales banyak menjual tapi tidak suka menagih.
  • Kurang perencanaan yang matang.
  • Tingginya angka reject.
  • Pemenuhan kebutuhan konsumen tidak konsisten.

Setelah Anda paham mengapa suatu bisnis mengalami kebocoran, selanjutnya mari kita simak, 10 tanda bahwa bisnis Anda sehat dan bersih.

1. Berjalan dengan Sistem yang Terkendali

Bisnis yang berjalan dengan sistem akan memungkinkan kita mengendalikan proses dengan baik. Sistem yang dimaksud bukan hanya software atau teknologi canggih, tetapi proses yang dikendalikan dengan cara yang baik. Sistem juga akan membantu kita mengurangi ketergantungan akan “super manager” atau orang yang “tak tergantikan”.

2. Memiliki Pertumbuhan Profit yang Sehat Minimal 10-15% Pertahun

10 Tanda Bisnis Anda Sehat dan Bersih
images/pexels.com

Mengapak hanya 10%? Realitanya, 80% bisnis tidak bertahan lebih lama lagi karena gagal mencetak profit akibat mis-management. Pertumbuhan berkala akan jauh lebih baik daripada pertumbuhan dadakan yang berarti juga bisnis bisa mengalami jatuh dadakan.

3. Memiliki Karyawan yang Produktifitasnya Terukur

Produktif atau tidaknya seorang karyawan bisa diukur secara cepat dari apa yang mereka hasilkan. Sayangnya masih banyak pelaku usaha yang malas mengukur hasil kerja karyawan karena terlalu fokus menyelesaikan masalah, bukan fokus pada pengendalian.

Karyawan yang produktif akan menambah keuntungan, membawa nama baik perusahaan, membuat pelanggan merasa penting dan membuat karyawan lain merasa nyaman. Jika tidak segera diperhatikan, berarti Anda memiliki potensi masalah jika dibiarkan.

4. Bisa Berjalan Tanpa Intervensi Pemilik Secara Operasional

Sebagai pelaku usaha, Anda masih mengurus kegiatan operasional dan hal-hal sepele? Coba bayangkan, apakah waktu Anda lebih berharga mengurus hal-hal kecil atau menciptakan standar kerja dan struktur organisasi yang bisa membantu Anda mengatur kerja tim lebih baik lagi?

Baca juga: 10 Langkah Cerdas Mencegah Kebangkrutan dalam Bisnis

Kontrasnya, pelaku usaha yang gagal melepaskan urusan operasional akan menghambat kreatifitas tim dalam memajukan perusahaan.

5. Tidak Suntik Modal Secara Terus Menerus

Nah ini, salah satu musuh besar bagi bisnis yang sehat. Suntik modal adalah tAnda adanya kebocoran serius. Baik kebocoran yang disengaja atau tidak, pasti akan mempengaruhi kesehatan keuangan bisnis Anda.

10 Tanda Bisnis Anda Sehat dan Bersih
images/pexels.com

6. Mampu Membayar Utang

Efek samping dari bisnis yang gagal dalam pengelolaan cashflow adalah akan sulit membayar hutang tepat waktu.

Ingin profit margin bisnis Anda tinggi? Anda bisa bayar lebih cepat ke supplier produk yang akan Anda jual dan meminta potongan harga dari mereka. Kegagalan Anda mengelola cashflow akan menyebabkan supplier menaikkan harga karena cost of fund yang harus mereka tanggung cukup besar.

7. Memiliki Perputaran Stok yang Tinggi

Apa hubungan antara perputaran stok dengan cashflow? Sangat besar. Stok yang Anda beli tidak akan serta merta langsung terjual kan? Untuk itu kemampuan tim dalam menjual produk Anda, akan memberi Anda kesempatan untuk mengisi ulang stok dengan lebih cepat.

Baca juga: Ini Cara Jitu Membuat Pelanggan Anda Kembali Lagi

Maka Anda harus rajin-rajin memberikan pelatihan kepada tim Anda, agar mereka mampu menjual dengan lebih semangat dan lebih baik lagi.

8. Punya Budget Besar untuk Pelatihan Karyawan

Jika Anda perhatikan, masalah cashflow akan berdampak pada banyak hal. Budget pelatihan yang besar merupakan salah satu ciri dari bisnis yang sehat. Pelatihan tidak hanya akan menambah wawasan karyawan tetapi juga mengasah moral sehingga mereka akan berpikir dua kali jika ada kesempatan berbuat curang.

10 Tanda Bisnis Anda Sehat dan Bersih
images/pexels.com

Namun tidak sedikit pelaku usaha yang merasa pelatihan tidak akan memberi dampak, bahkan khawatir jika sudah diberi pelatihan, karyawan akan resign.

9. Karyawan Loyal Lebih Banyak dari yang Keluar Masuk

Mencari karyawan baru biayanya lebih mahal daripada menjaga karyawan loyal. Waktu untuk melatih, membina, mengijinkan mereka berbuat kesalahan, sangat mahal harganya. Sehingga berikanlah pemahaman terbaik untuk membuat karyawan merasa diperhatikan.

10. Punya Dana Promosi yang Besar

Marketing adalah alat yang bisa Anda gunakan untuk membangun brand, loyalitas pelanggan, loyalitas tim, dan menambah pelanggan baru. Banyak bisnis yang tidak punya dana promosi akhirnya harus terus menerus bergerilya dan bergantung pada pelanggan lama.

Baca juga: Ingin Tahu Bagaimana Cara Membuat Pelanggan Anda Lebih Bahagia

Ketika customer lama pindah ke lain hati, penjualan langsung turun drastis. Untuk itu pastikan dana promosi bisnis Anda mencukupi sesuai kebutuhan Anda.

Semoga 10 tanda bisnis yang sehat dan bersih diatas menginspirasi bisnis Anda untuk terus menerus mengupayakan bisnis yang sehat, bersih, bertumbuh dan bermanfaat bagi banyak orang. Lalu tunggu apalagi, segera praktikan dan semoga suksses.

Sumber: topcoachindonesia.com

5 Comments
About Us

Intermezzo is online magazine for smart entrepreneurs and start-ups. We are committed with two ideas. First, as entrepreneurs and start-ups within Indonesia will be the bridge that will link the entrepreneurial community in our region together. Second, the start-up boom that began in Surabaya and which spread to around Indonesia will tell this exciting and unfolding story in our region. We are active across digital and social media.

%d bloggers like this: