7 Cara Melakukan Ekspansi Bisnis dari Offline Menuju Online

Setiap pengusaha tentu menginginkan adanya pengembangan area bisnis yang mereka miliki. Yang artinya juga akan membuka kesempatan bagi sebuah bisnis untuk mendapatkan penambahan omzet yang lebih besar.

Mengapa hal ini perlu dilakukan? Agar sebuah bisnis tidak mudah terkena krisis (semakin banyak cabang atau unit bisnis, maka semakin kuat bisnis Anda), mudah memberikan pelayanan barang atau jasa di berbagai daerah, dan mampu mendapatkan informasi berharga dari berbagai daerah yang akan membantu kelancaran bisnis kedepannya.

Di zaman serba berteknologi ini, sistem ekspansi bisnis tidak lagi seperti dulu. Perusahaan yang baik kualitasnya tidak hanya dilihat dari seberapa banyaknya perusahaan tersebut memiliki kantor cabang.

Namun ada beberapa faktor lain yang turut mendukung ekspansi sebuah bisnis seperti ketersediannya website/blog, traffic website, hingga kualitas SEO (search engine optimization) yang dimiliki oleh sebuah perusahaan.

Bahkan ada sebuah pernyataan yang mengatakan bahwa “Dengan memiliki lebih dari satu website maka itu sama saja dengan Anda memiliki lebih dari satu bisnis”.

Google dapat dianalogikan sebagai pasar dan website-website yang terindeks di Google adalah toko-toko kelontongnya.

Bisa dikatakan bahwa analogi tersebut memang benar adanya jika ditinjau dari perilaku masyarakat Indonesia.

Tak heran banyak perusahaan-perusahaan e-commerce, trading dan supplier eksport yang sangat mengandalkan proses digital marketing untuk mendapatkan pendapatan.

Untuk bidang perusahaan seperti trading dan supplier mereka kebanyakan adalah perusahaan yang sebelumnya sudah melakukan kegiatan bisnis secara offline namun berekspansi ke bisnis online.

Hal ini disebabkan oleh persaingan yang sudah sedemikian ketatnya dan perubahan perilaku pasar. Ekspansi bisnis ke versi online tidaklah sulit.

Berikut ini akan kita bahas bagaimana sebuah perusahaan melakukan ekspansi bisnis dari sistem yang bersifat konvensional (offline) ke sistem yang bersifat digital (online). Mari kita simak penjelasannya berikut ini:

1. Cek Apakah Kompetitor Anda Sudah Melakukan Promosi Digital

Hal ini penting untuk Anda lakukan sesuai dengan analisis SWOT (Strenght, Weakness, Oppurtunity & Threat).

Keempat aspek ini adalah aspek yang paling umum yang harus dianalisis agar bisnis Anda mengetahui apa saja kelebihan dan kelemahan kompetitor, peluang yang dimiliki kompetitor hingga ancaman yang bisa datang oleh kompetitor terhadap bisnis Anda.

Image/linkedin.com

Analisis SWOT akan sangat membantu Anda dalam menentukan langkah-langkah promosi Anda selanjutnya. Tidak akan mungkin strategi pemasaran online akan bisa dijalankan dengan tepat apabila perusahaan Anda tidak memperhatikan apa yang dilakukan oleh kompetitor.

 

2. Tetapkan Tujuan Website Anda.

Penetapan tujuan website akan membuat website Anda menjadi lebih terarah dan fokus pada beberapa hal saja. Apakah website yang Anda gunakan khusus hanya untuk promosi saja (blog) atau digunakan untuk berjualan secara online?

Kedua tujuan tersebut yang nantinya akan membedakan tampilan website dengan konten website Anda.

Website yang hanya digunakan untuk promosi saja biasanya akan lebih menekankan pada foto-foto produk maupun artikel  menarik yang berkaitan dengan produk. Sedangkan website yang dikhususkan untuk berjualan memiliki teknik yang sedikit berbeda.

Baca juga: 5 Langkah Jitu Mengurangi Pengeluaran dalam Menjalankan Bisnis

Perhatikan website yang E-Marketplace seperti Lazada, OLX, Bukalapak, Elevenia dan Tokopedia. Situs tersebut tidak hanya memiliki foto-foto produk yang menarik saja tetapi juga memiliki penataan kategori website yang begitu baik.

Website yang memanh dikhususkan untuk berjualan sangat menekankan pada spesifikasi dan kategori produk, guna untuk memudahkan pencarian produk yang diinginkan oleh konsumen. Selain itu jangan lupakan fitur-fitur seperti sistem pembayaran secara online, keranjang belanja dan juga fitur pembuatan akun bagi para pelanggan.

 

3. Pilih Produk yang Akan Dipromosikan atau Dijual Secara Online

Mulailah berpikir dan memilih produk-produk apa saja yang akan Anda jual atau dipromosikan secara online. Perlu dipahami bahwa yang perlu ditampilkan di website adalah produk-produk unggulan Anda (terutama jika usaha Anda memiliki jumlah produk yang sangat banyak bahkan mencapai ribuan).

Usahakan sebisa mungkin tampilan website Anda efektif dan minimalis. Hal ini yang jarang diperhatikan oleh pebisnis yang baru memulai teknik pemasaran digital. Sehingga banyak ditemukan webite dengan tampilan ala kadarnya saja.

 

4. Gunakan Penyedia Jasa SEO

Perlu diketahui bahwa SEO adalah sebuah proses pemasaran secara digital dimana output-nya diukur dengan cara “pencarian organik”. Langkah pertama sebelum Anda menjejaki bisnis online adalah tentu saja dengan cara mencari penyedia jasa pembuatan website dan SEO yang mampu memberikan Anda pelayanan terbaik.

Baca juga: Rahasia Terbaik Memenangkan Persaingan dalam Bisnis

Tips pertama dan paling sederhana yang  penting untuk Anda ketahui adalah mereka tidak melakukan teknik black hat SEO dalam menjalankan bisnisnya namun menggunakan teknik white hat.

image/contentmart.com

Apa itu teknik black hat dan white hat SEO?

Dalam “kamus SEO” istilah black hat SEO ini adalah melakukan optimasi SEO dengan teknik kasar yaitu dengan memaksa mesin pencari atau search engine agar “melihat” situs tertentu dan memaksa peringkat blog tersebut.

Sedangkan white hat seo adalah teknik SEO yang baik di mata mesin pencari dan teknik ini di anggap teknik yang etis dalam melakukan SEO maupun untuk menaikan peringkat blog.

Namun melakukan white hat SEO ini membutuhkan proses dan dedikasi yang tidak instan untuk mendapatkan hasil yang baik.

Dari mana kita bisa tahu sebuah perusahaan menggunakan cara atau teknik black hat SEO?

Mereka menggunakan teknik “beternak link” dimana link yang mereka bangun terlalu banyak dan tidak relevan dengan konten artikel atau produk yang ditulis. SEO dengan cara seperti itu tidak akan mendapatkan peringkat yang baik di Google.

Anda bisa cek apakah mereka menempatkan kata kunci pada sebuah bagian yang tersembunyi dengan cara menyamakan warna teks dengan warna background blog atau website yang mereka miliki.

Perhatikan apakah mereka menggunakan kata kunci secara berulang-ulang. Jika salah satu dari ketiga hal ini sudah Anda lihat maka sebaiknya Anda perlu menjauhi penyedia jasa SEO tersebut.

 

5. Anda Bisa Menggunakan Jasa SEM sebagai Alternatif

Jika Anda merasa bahwa teknik SEO tidak terlalu efektif untuk bisnis Anda karena membutuhkan keahlian yang tinggi dalam membuat konten dan prosesnya yang tidak sebentar maka Anda bisa menggunakan jasa SEM (Search Engine Marketing).

Seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya bahwa SEO adalah proses pemasaran digital secara organik maka SEM adalah proses pemasaran digital dengan cara menggunakan Google AdWords.

image/www.boldbusiness.com

Perbedaan lain yang membedakan antara SEM dan SEO adalah jasa SEM akan tampil diatas pencarian organik (diatas ranking pertama pencarian organik Google) atau berada di sebelah kanan layar komputer atau paling atas smartphone Anda.

Jika dilihat dari besaran modal yang dibutuhkan oleh seorang pebisnis, jasa SEM membutuhkan modal yang tidak sedikit daripada menggunakan jasa SEO.

 

6. Promosikan Bisnis Anda di Media Online

Mempromosikan bisnis Anda di media online adalah cara lain yang bisa Anda tempuh agar bisnis Anda tetap survive. Portal berita seperti detik.com, kompas.com, dlsb itu bisa Anda gunakan sebagai media promosi.

Baca juga: 6 Kesalahan dalam Berbisnis yang Wajib Diwaspadai

Mengapa memanfaatkan porta berita tersebut penting untuk dilakukan? Portal berita tersebut memiliki puluhan ribu jumlah pengunjung harian yang membaca berita. Dengan pengunjung harian yang begitu besar ini, maka akan membuka kesempatan Anda untuk bisa menggunakan jasa iklan yang ditawarkan.

Sehingga kesempatan promosi Anda di portal berita tersebut untuk diklik pengunjung pun juga akan semakin besar.

Kampanye di media online menjadi salah satu cara yang jitu untuk melakukan branding perusahaan Anda, meskipun nilai yang harus Anda bayarkan tidaklah murah.

 

7. Gunakan Forum Diskusi Online dan Media Sosial

Forum diskusi online juga merupakan salah satu cara yang efektif untuk memasarkan produk Anda. Mengapa dikatakan efektif? Promosi dengan menggunakan cara ini bisa dikatakan tanpa biaya.

Anda hanya perlu membuat akun dan aktif (berkomentar atau membuat thread/postingan) di forum online misalnya saja seperti KasKus, dll. Forum online adalah tempat dimana netizen saling berbagi ide, cerita terkini, isu-isu menarik hingga informasi mengenai jual beli barang.

image/tourette.ca

Baca juga: Ini Alasan Mengapa Bisnis Anda Memerlukan Website

Sebelum jasa SEO merebak di Indonesia, media sosial telah menjadi raja media promosi bisnis terlebih dahulu. Sudah banyak pebisnis menggunakan Facebook, Twitter dan Instagram sebagai tempat untuk berjualan dan mempromosikan produknya.

Dengan hanya berbekal jumlah followers yang banyak seorang pebisnis mampu menggunakan strategi bisnis ini. Namun belakangan ini strategi digital marketing melalui media sosial sudah tidak seramai dulu.

Hal ini disebabkan oleh adanya rasionalisasi pasar terhadap bermacam-macamnya jasa promosi digital yang ditawarkan kepada masyarakat.

Demikian telah dijelaskan mengenai 7 langkah bagaimana perusahaan Anda melakukan ekspansi dan branding dari bisnis yang bersifat offline menjadi perusahaan yang memiliki sistem pemasaran secara digital/online.

Semoga bermanfaat.

Sumber

(Note: Pembahasan lebih mendalam tentang strategi pemasaran secara online yang terbukti efektif bisa Anda baca dalam ebook ini) >> Klik disini

No Comments Yet
About Us

Intermezzo is online magazine for smart entrepreneurs and start-ups. We are committed with two ideas. First, as entrepreneurs and start-ups within Indonesia will be the bridge that will link the entrepreneurial community in our region together. Second, the start-up boom that began in Surabaya and which spread to around Indonesia will tell this exciting and unfolding story in our region. We are active across digital and social media.

%d bloggers like this: