Chat with us, powered by LiveChat

Ini Perbedaan Diskon dan Cashback, Mana yang Paling Menguntungkan?

Perbedaan diskon dan cashback? Memangnya, diskon itu berbeda ya dengan cashback? Bukankah keduanya sama-sama memberikan potongan harga untuk pembeli?

Sering dengar ucapan seperti itu? Hmm… ternyata masih banyak orang yang belum tahu kalau diskon dan cashback itu berbeda. Sebagai pengusaha, Anda wajib mengetahui perbedaan diskon dan cashback, supaya tidak salah pilih dalam menentukan promo yang tepat untuk bisnis Anda. Kira-kira, lebih menguntungkan diskon atau cashback ya?

Kali ini Intermezzo akan menjelaskan apa saja yang menjadi perbedaan diskon dan cashback, serta apa saja kelebihan dan kekurangan keduanya. Kami juga akan menelaah mana yang lebih menguntungkan antara diskon dan cashback, baik dalam sudut pandang konsumen maupun pengusaha.

Baca Juga: Strategi Membuat Program Diskon untuk Meningkatkan Penjualan

Perbedaan Diskon dan Cashback

perbedaan diskon dan cashback

Untuk memahami perbedaan diskon dan cashback, sebaiknya kita baca pengertian diskon dan cashback berikut ini:

Diskon (discount) adalah potongan harga produk/ jasa tertentu yang diberikan secara langsung oleh penjual kepada pembeli. Besarnya potongan harga yang diberikan ini bisa dalam bentuk presentase harga, seperti diskon 30%, 50%, hingga 90%. Atau bisa juga dalam bentuk potongan nominal harga, seperti diskon 10.000, 50.000, dst.

Karena sifatnya yang langsung diberikan, maka ketika seseorang mendapatkan diskon tertentu, harga yang harus dibayarkan bisa langsung terkurangi diskon. Misalnya, harga normal suatu produk adalah 100.000, kemudian produk tsb mendapatkan diskon 50%, maka harga yang harus dibayar pembeli hanya 50.000 saja.

Besarnya diskon yang diberikan ini pun beragam. Tak jarang, beberapa toko memberlakukan besarnya diskon yang berbeda-beda antar-pembeli, tergantung syarat yang telah ditentukan. Misalnya, pembeli bisa mendapatkan diskon lebih banyak jika mencapai minimum belanja tertentu, atau karena mempunya kartu member tertentu.

Kemudian, dilihat dari masa berlakunya, diskon memiliki batas waktu penukaran yang tidak terlalu lama, biasanya dalam rentang harian atau mingguan. Hal inilah yang sering membuat pelanggan buru-buru membeli produk yang didiskon agar tidak kehilangan kesempatan mendapat potongan harga tsb. Singkatnya masa berlaku ini pula yang akhirnya bisa menarik banyak konsumen melakukan pembelian. Sehingga, para pengusaha berlomba-lomba membuat program diskon terbaik untuk meningkatkan penjualan produk/ jasanya.

Cashback adalah penawaran di mana pembeli mendapatkan presentase pengembalian uang tunai/ virtual yang bisa didapat saat pembeli memenuhi syarat tertentu. Misalnya, syarat minimum pembelian, dll.

Bentuk cashback ini hampir sama dengan diskon, yaitu berupa presentase harga atau nominal harga tertentu. Bedanya, pembeli tidak langsung mendapatkan potongan harga, melainkan dapat pengembalian uang tunai/ virtual yang diberikan saat transaksi berikutnya di kemudian hari. Hal inilah yang bisa memacu konsumen untuk melakukan repeat order di lain kesempatan.

Tak heran, saat ini banyak brand-brand e-wallet yang memberikan promo cashback besar-besaran, agar para pelanggan memilih untuk transaksi menggunakan e-wallet mereka. Kira-kira, apakah promo cashback ini sesuai dengan model bisnis Anda? Simak selengkapnya pembahasan berikut ini.

Kelebihan dan Kekurangan Diskon

Diskon dan cashback sama-sama memiliki kelebihan dan kekurangan. Berikut beberapa kelebihan dak kekurangannya, dilihat dari cara kerja, masa berlaku, dan fleksibilitas penggunannya.

Kelebihan dan Kekurangan Diskon

perbedaan diskon dan cashback

Yang menjadi kelebihan diskon adalah karena sifatnya yang memberikan potongan harga secara langsung (pada saat itu juga). Sehingga, di mata konsumen, keuntungan yang didapat dari diskon terasa lebih nyata. Karena mereka bisa berhemat pada saat itu juga. Selain itu, promo diskon juga lebih fleksibel untuk semua kalangan. Karena, biasanya diskon diberikan  untuk semua pelanggan, tanpa mensyaratkan kepemilikan kartu kredit/ e-wallet tertentu.

Namun, dari segi masa berlakunya, promo diskon biasanya berlaku lebih singkat dibanding cashback. Apalagi, jika stok produk yang didiskon sedikit, tentu tidak sebanding dengan tingginya lonjakan permintaan pembeli saat adanya diskon.

Hal ini yang membuat konsumen kecewa, karena mereka belum sempat mendapatkan harga yang didiskon. Tapi, di mata pengusaha, hal ini juga bisa menjadi kelebihan. Sebab, dalam waktu singkat pengusaha bisa meningkatkan penjualan secara signifikan.

Kelebihan dan Kekurangan Cashback

Sebaliknya, cashback tidak diberikan secara langsung, tapi diberikan untuk pembelian selanjutnya, atau ditambahkan dalam bentuk tabungan/ deposit. Namun, sifatnya yang tidak diberikan secara langsung ini bukan berarti tak memiliki kelebihan. Karena, konsumen tetap bisa berhemat pada saat transaksi berikutnya.

Promo cashback ini sangat menguntungkan bagi pengguna kartu kredit/ ­e-wallet tertentu. Meskipun tidak langsung mendapatkan potongan harga, namun di transaksi berikutnya mereka bisa membayar tagihan menggunakan cashback yang telah diberikan.

Dari segi masa berlakunya, cashback biasanya berlaku lebih lama dibanding promo diskon, sehingga konsumen memiliki kesempatan yang lebih longgar untuk mendapatkan promo ini.

Namun, cashback seringkali kurang fleksibel untuk diterapkan pada semua jenis usaha. Jika cashback diberikan secara tunai, maka Anda harus memiliki sisem pencatatan cashback yang diterima pembeli dalam bentuk kartu member/ sejenisnya.

Atau jika Anda ingin memberikan cashback berupa uang virtual, maka Anda sebagai pengusaha harus bekerjasama dengan brand e-wallet atau kartu kredit tertentu. Tentu tidak semua konsumen telah menggunakan e-wallet / kartu kredit tertentu, sehingga membuat promo cashback ini sulit diterapkan untuk semua kalangan.

Baca Juga: 10 Ide Program Diskon untuk Meningkatkan Penjualan secara Signifikan

Manakah yang Lebih Menguntungkan?

perbedaan diskon dan cashback

Nah, sekarang Anda sudah tahu perbedaan diskon dan cashback, serta apa saja kelebihan dan kekurangannya. Pertanyaannya sekarang, manakah yang lebih menguntungkan antara diskon dan cashback?

Di mata konsumen, keduanya sama-sama menguntungkan, karena mereka bisa berhemat secara langsung (saat mendapat diskon) atau berhemat di transaksi berikutnya (saat mendapat cashback).

Memilih mana yang lebih menguntungkan, tentu bergantung pada masing-masing kebutuhan konsumen. Diskon sudah pasti menguntungkan pembeli, karena mereka bisa mendapat potongan harga secara langsung.

Tapi, untuk cashback perlu diperhatikan lagi. Pahami model cashback yang ditawarkan. Jika memang di lain kesempatan Anda berencana untuk membeli lagi di toko tsb, tentu cashback yang Anda dapatkan akan sangat bermanfaat untuk lebih berhemat. Tapi, jika Anda berencana tidak akan membeli lagi ke toko tsb, atau karena masa berlaku cashback yang segera hangus, maka Anda perlu mempertimbangkan ulang keinginan untuk mendapatkan promo cashback tersebut.

Sedangkan untuk pengusaha, manakah yang lebih menguntungkan antara mengadakan promo diskon/ cashback? Jawabannya tergantung pada tujuan promosi dan model bisnis yang Anda jalankan.

Jika ingin mendapat lonjakan penjualan secara cepat, Anda bisa mencoba memberikan diskon (tapi, Anda juga perlu menyesuaikan potongan harga yang tepat agar tidak merugi). Atau jika Anda ingin meningkatkan repeat order dari pelanggan Anda, Anda bisa mencoba promo cashback.   

Namun, ingat: saat memberikan promo cashback, Anda juga harus memikirkan apakah Anda sudah memiliki sistem yang mumpuni untuk mencatat cashback yang ddidapat pelanggan. Apakah Anda berencana kerjasama dengan brand e-wallet / kartu kredit tertentu? Anda pun harus memikirkan apakah mayoritas pelanggan Anda merupakan pengguna brand-brand tsb.

Jadi, mana yang lebih menguntungkan? Lagi-lagi tergantung pada kebutuhan dan model bisnis yang Anda jalankan.

Baca Juga: 3 Langkah untuk Melejitkan Omzet UKM Anda

perbedaan diskon dan cashback

Demikian pembahasan tentang perbedaan diskon dan cashback, beserta uraian singkat tentang kelebihan dan kekurangannya. Untuk mendukung program diskon di toko Anda, kini aplikasi kasir InterActive MyProfit telah dilengkapi fitur “Diskon Manual”. Sehingga, Anda tidak perlu repot menghitung berapa total yang harus dibayar pelanggan setelah dikurangi diskon. Semua itu bisa Anda lakukan secara otomatis melalui fitur “Diskon Manual” di InterActive MyProfit versi terbaru. Download/ Update aplikasi InterActive MyProfit di Google Play Store dan dapatkan BANYAK kemudahan mengelola penjualan. Coba sekarang juga!

No Comments Yet

Leave a Reply