Chat with us, powered by LiveChat

Ingin Omzet UKM Anda Melejit? Lakukan 3 Langkah Jitu di Bawah ini!

Omzet UKM Anda Melejit

Banyak sekali orang yang ingin membuka Usaha Kecil Menengah (UKM), termasuk Anda, benar?

To tell the truth, banyak sekali langkah untuk menjalankan UKM agar omzet UKM anda melejit, layaknya deru ombak di Pantai Selatan.

Namun jangan gentar, 3 langkah awal di bawah ini akan menuntun Anda menuju UKM yang sukses.

1. UKM Offline? Online? Atau Keduanya?

Mungkin saat pertama kali membaca judul di atas, Anda akan bertanya-tanya dan bingung, lebih baik mana sih? UKM offline atau online?

Sebelum Anda bingung, saya akan memberikan perbandingan UKM Online dan Offline.

Apa sih plus minus UKM offline?

UKM offline sebenarnya sudah ada sejak dulu kala, dari toko kelontong, toko baju, toko sepatu, kedai, sampai jasa potong rambut.

Intinya UKM offline adalah bisnis/usaha yang tidak ada kaitannya sama sekali dengan koneksi internet, entah itu untuk promosi, berjualan, dan sebagainya.

Nilai plus UKM offline adalah tingkat kepercayaan calon pelanggan bisa jadi tinggi.

Karena produk atau dagangan Anda dapat dilihat secara nyata oleh calon pelanggan. Sehingga pelanggan tahu kualitas barang dagangan Anda.

Sedangkan nilai minus UKM offline adalah, membutuhkan modal yang cukup besar untuk memulai usaha Anda.

Karena disamping pengeluaran produk, Anda juga harus mengeluarkan biaya sewa/beli tempat. Maka, investasikan uang Anda untuk membeli tempat yang ideal untuk berdagang.

Mari kita berlanjut ke UKM Online.

UKM menggunakan konsep “online” sepertinya adalah hal yang baru bagi pelaku UKM di Indonesia.

Namun jangan salah, meskipun Anda sebagai pelaku UKM belum mengenal betul tentang konsep “online”, yakinlah bahwa banyak sekali pelanggan yang membeli produk Anda jika Anda go online.

Nilai plus UKM online adalah, Anda tidak memerlukan banyak modal untuk membuka usaha online, dan mendapatkan pelanggan juga semakin lebih mudah.

Karena Anda tidak perlu menyewa lapak atau tempat untuk menjalankan dagangan. Selain itu, pelanggan juga lebih mudah menemukan dagangan Anda.

Sedangkan nilai minus adalah, jika Anda belum mengenal dekat tentang UKM online, maka sangat rawan penipuan.

Karena cukup banyak pemesanan by online yang berkedok penipuan.

Baca juga: Strategi Pemasaran Restoran Terkini Yang Jarang Dilakukan Tapi Terbukti Meningkatkan Penjualan Luarbiasa

Maka Anda harus belajar ekstra melalui otodidak atau kursus untuk mempelajari lebih dalam tentang sistem UKM online, agar Anda tidak gaptek dan terhindar dari penipuan.

Bagaimana dengan kombinasi UKM offline dan online?

Menurut saya, lebih bagus lagi bila Anda memadukan sistem bisnis offline dan online.

Bisnis offline bertujuan untuk membentuk dagangan fisik Anda, dan online sebagai pendukungnya.

Jika Anda memilih untuk berjalan secara online sepenuhnya, Anda bisa membuat website, media sosial, atau memanfaatkan marketplace untuk mendisplay dagangan Anda.

Jika Anda memiliki visi dan misi besar untuk UKM Anda, maka sudah saatnya untuk berinovasi agar UKM yang akan Anda jalankan tidak punah (bangkrut) dalam waktu mendatang.

Bagaimana caranya?

Memanfaatkan digitalisasi secara online atau internet sebagai media dagangan atau hanya sekedar media promosi adalah cara yang paling ampuh untuk menjalankan dagangan Anda dan tidak bangkrut.

That’s my solution. Well, Anda pilih yang mana?

2. Strategi Pemasaran: Ubah Calon Pelanggan menjadi Pelanggan Setia Anda

Jika Anda menjalankan UKM jasa, maka langkah awalnya adalah mengubah calon pelanggan, bahkan orang asing, menjadi pelanggan Anda.

Bagaimana cara mengubah calon pelanggan menjadi pelanggan?

Anda membutuhkan strategi marketing yang tajam untuk mendapatkan pelanggan. Saya merekomendasikan strategi marketing: Customer Value Optimization (CVO).

Sedikit informasi untuk Anda, CVO adalah sebuah sistem yang digunakan oleh brand besar seperti Starbucks dan McDonald’s untuk menyudutkan pasar kopi dan hamburger.

E-commerce besar Indonesia seperti Lazada dan Tokopedia, serta aplikasi mobile seperti Go-Jek dan Grab juga telah menerapkan sistem ini untuk mengembangkan bisnisnya.

Menarik, ya? Yang lebih menarik, strategi CVO ini dapat diterapkan di usaha apapun, termasuk UKM.

Dalam sistem CVO, Anda akan belajar banyak hal.

Anda akan menjumpai market fit, lead magnet, trip wire, core offer, profit maximizer, dan masih banyak lagi.

Pusing dengan istilah-istilah tersebut?

Jangan pusing, karena mungkin Anda telah menjumpai atau bahkan telah melakukan istilah-istilah tersebut dalam dunia bisnis dan UKM.

Hanya saja namanya berbeda dan Anda belum melakukan secara total.

Maka, sangat saya sarankan agar Anda mempelajari dan memanfaatkan sistem CVO sebaik mungkin, agar rencana bisnis Anda bekerja secara maksimal.

Jika Anda membutuhkan panduan untuk membuat sistem CVO, silahkan isi form di bawah ini dan jumpai artikelnya di email Anda.

3. Latih dan Monitor Karyawan Anda: Gunakan Kasir Online Kekinian

Katakanlah Anda telah memiliki UKM retail atau Food & Beverage (F&B), namun Anda masih menggunakan sistem kasir yang jadul, apakah efisien?

Umumnya sistem kasir jadul menggunakan kertas biasa atau PC dengan print kasir jadul.

Namun teknologi telah berkembang jauh, Anda dapat menggunakan tablet atau smartphone untuk menjalankan sistem kasir untuk UKM Anda.

Apa manfaatnya?

Banyak sekali manfaat yang dapat Anda raih dari sistem kasir modern, karena terdapat fitur-fitur menarik di dalamnya.

Contohnya adalah terintegrasi secara lengkap dengan software accounting (akuntansi), dan device Anda selaku pemilik UKM.

Sehingga Anda tidak perlu mengecek secara langsung profit yang dihasilkan dari UKM Anda. Anda cukup duduk manis di rumah dan memonitor semuanya melalui device Anda.

Latih karyawan Anda menggunakan sistem kasir online kekinian. Karena karyawan Anda harus memiliki pengetahuan untuk mengoperasikan sistem tersebut.

Jika karyawan Anda telah berhasil mengoperasikan sistem kasir online secara maksimal, maka anda dapat menjalankan UKM secara efisien.

Itulah 3 langkah awal untuk membuka usaha Anda, apapun itu. Well, semoga bermanfaat dan sukses selalu!

No Comments Yet

Leave a Reply