Chat with us, powered by LiveChat

Mengenal Teknologi Self Order dan Manfaatnya untuk Bisnis Restoran Anda

Sebelumnya, Intermezzo telah membahas “7 Teknologi Restoran Terbaru”, dimana salah satunya menjelaskan tentang teknologi self order. Dalam artikel tersebut sempat disinggung bahwa kehadiran teknologi self order memberikan banyak kemudahan bagi para pemilik restoran. Nah, kali ini Intermezzo akan membahas lebih dalam apa itu teknologi self order dan manfaatnya untuk bisnis restoran yang Anda jalankan.

Mengenal Teknologi Self Order

Sebagaimana namanya, self order adalah sebuah inovasi teknologi yang memungkinkan para pelanggan restoran memesan dan membayar pesanannya secara mandiri (tanpa melalui kasir/ pelayan).

Terdapat berbagai macam hardware/ perangkat yang bisa digunakan untuk self order. Mulai dari hardware POS berukuran besar (kiosk), tablet yang diletakkan di setiap meja, hingga yang terbaru dalam bentuk website dan aplikasi.  

Kehadiran teknologi self order ini memberikan banyak pengalaman baru yang lebih menarik, baik bagi pelanggan maupun pemilik restoran. Dari sisi pelanggan, mereka bisa memesan makanan secara lebih cepat dan tepat. Sedangkan bagi pemilik restoran, mereka bisa menjalankan bisnis secara lebih efektif dan efisien.

Tentu bukan itu saja manfaat yang bisa didapatkan. Berikut akan dibahas lebih detail manfaat teknologi self order untuk bisnis restoran Anda.

Manfaat Teknologi Self Order untuk Restoran Anda

1. Mengatasi Antrian Pelanggan yang Membeludak

self order restoran

Manfaat teknologi self order yang pertama adalah mengatasi antrian pelanggan yang membeludak. Antrian pelanggan tentu bukan hal baru bagi banyak restoran/ kafe. Biasanya disebabkan oleh lamanya waktu pemesanan di kasir/ saat dilayani seorang pelayan. Bahkan, tak jarang seorang pengunjung restoran bisa menghabiskan waktu hingga 1 jam hanya untuk mengantri pesanan.

Dengan hadirnya teknologi self order, pelanggan tidak perlu mengantri panjang hanya untuk memesan makanan di kasir. Mereka pun tidak pelu duduk di meja terlalu lama hanya untuk menunggu pelayan yang datang. Karena pelanggan bisa langsung memesan dan membayar pesanannya secara mandiri melalui self order kiosk, tablet atau scan QR Code yang tersedia di meja. Dengan begitu, pelanggan tidak perlu bergantung pada kasir/ pelayan lagi.

Cara pemesanan semacam ini tentu lebih disukai pelanggan, karena mereka tidak perlu mengantri dan menunggu lebih lama lagi. Sehingga diharapkan dapat meningkatkan nilai kepuasan pelanggan terhadap restoran Anda.

Baca Juga: Strategi Pelayanan Restoran yang Disukai Pelanggan

2. Menekan Jumlah Manpower di Restoran Anda

Manfaat teknologi self order yang kedua adalah menekan jumlah karyawan/ manpower di restoran Anda, khususnya kasir dan pelayan. Karena teknologi self order menawarkan sistem pelayanan pelanggan secara cashierless dan waiterless.

Seperti disebutkan sebelumnya, teknologi self order memungkinkan pelanggan memesan dan membayar pesanannya secara mandiri. Sehingga pelanggan tidak perlu dilayani oleh seorang kasir/ pelayan lagi. Kalau pun masih memerlukan pelayan yang bertugas mengantar makanan, maka jumlahnya tak sebanyak jika Anda masih menggunakan sistem manual (tanpa self order).

Karena itulah, kehadiran teknologi self order sangat menguntungkan bagi para pemilik restoran. Sebelum menggunakan sistem self order, Anda harus mempekerjakan lebih banyak karyawan dan menganggarkan gaji bulanan yang tidak sedikit. Sedangkan jika Anda menggunakan self order, Anda bisa mempekerjakan kasir dan pelayan dalam jumlah yang lebih sedikit. Sehingga Anda pun bisa lebih berhemat dalam menganggarkan gaji bulanan mereka.

3. Meningkatkan Omset Penjualan Restoran

Memangnya, apa hubungannya omset dengan teknologi self order? Nah, inilah manfaat teknologi self order yang akan kita bahas di poin ketiga ini. Jadi, seperti disebutkan di atas, bahwa teknologi self order ini memungkinkan pelanggan untuk memesan makanan secara mandiri (tanpa dilayani kasir/ pelayan). Dengan begitu, proses pemesanan makanan bisa dilakukan secara lebih cepat jika dibandingkan pada restoran yang masih menggunakan sistem pelayanan manual.

self order restoran

Sebagai simulasi, bisa dibayangkan bahwa pada sistem konvensional, kasir membutuhkan sekitar 3 menit hanya untuk melayani 1 pelanggan. Sedangkan dengan sistem self order, pembeli hanya butuh sekitar 1 menit untuk scan QR Code di HP. Sehingga, dalam 1 jam resto konvensional hanya mampu melayani 20 pelanggan. Sedangkan resto yang menggunakan sistem self order bisa melayani hingga 60 pelanggan.

Jika diuangkan, sistem self order jelas lebih menguntungkan. Jika 1 pelanggan menghabiskan Rp 50.000, maka dalam 1 jam, resto konvensional hanya mengantongi 1 juta rupiah. Sedangkan sistem self order bisa mengantongi hingga 3 juta rupiah. Jika diakumulasi selama 1 tahun, resto konvensional hanya mendapatkan 2,9 miliar. Sedangkan self order bisa mengantongi hingga 8,7 miliar. Tak heran, dalam setahun Anda bisa meningkatkan omzet tahunan hingga 200%.

4. Meminimalisir Terjadinya Kecurangan Kasir

Sistem pelayanan yang serba manual beresiko besar menimbulkan kecurangan karyawan, khususnya kasir. Apalagi jika di restoran Anda masih mengandalkan pembayaran secara cash. Maka, resiko kecurangan pun semakin besar.

Namun, Anda bisa meminimalisir kecurangan tersebut dengan menerapkan sistem self order di restoran Anda. Dengan sistem self order, pelanggan bisa melakukan pemesanan secara mandiri dan membayar pesanannya secara cashless. Seluruh transaksi di restoran Anda pun bisa tercatat otomatis berdasarkan pesanan pelanggan (tanpa campur tangan kasir/ pelayan).

Baca Juga: 7 Modus Kecurangan Karyawan Restoran

5. Meminimalisir Terjadinya Kesalahan Penyajian Pesanan

self order restoran

Salah menyajikan pesanan pelanggan tentu bukan hal baru lagi. Baik itu salah menu, salah menyajikan topping, hingga mengantar pesanan ke orang yang salah. Tentu semua kesalahan tersebut bisa berakibat fatal, apalagi jika pelanggan sampai marah dan enggan berkunjung ke restoran Anda lagi.

Nah, untuk menyiasati kesalahan peyajian pesanan, Anda bisa memanfaatkan teknologi self order di restoran Anda. Dengan self order, pembeli akan memegang kendali penuh atas pesanan yang dipilihnya (tidak ada pencatatan pesanan secara manual oleh pelayan). Sehingga, kecil kemungkinannya untuk terjadi kesalahan pencatatan pesanan.

6. Meningkatkan Prestise Restoran Anda

Manfaat teknologi self order selanjutnya yaitu meningkatkan prestise restoran Anda. Restoran Anda akan dikenal lebih update dengan perkembangan zaman, lebih high technology savvy, dan tentunya lebih modern, karena meninggalkan cara-cara manual.  

Baca Juga: 10 Optimasi Instagram untuk Memaksimalkan Pemasaran Restoran

7. Meningkatkan Popularitas Restoran Anda

Saat ini penggunaan sistem self order masih jarang ditemui di restoran-restoran yang ada di Indonesia. Jika Anda menerapkannya sekarang juga, maka dapat dipastikan akan banyak orang yang ingin tahu untuk menjajal teknologi tersebut di restoran Anda.

Dari sinilah restoran Anda akan semakin dikenal dan dikunjungi oleh lebih banyak orang. Bahkan, tidak menutup kemungkinan akan banyak influencer/ food blogger yang datang untuk me-review restoran Anda.

Nah, karena itulah bisa dikatakan jika penggunaan teknologi self order di restoran Anda bisa meningkatkan popularitas dan jumlah kunjungan pelanggan.

self order restoran

Anda tertarik menerapkan self order untuk restoran/ kafe Anda? Kami rekomendasikan Anda untuk menggunakan InterActive MyOrder. Sebuah teknologi self order dari InterActive, perusahaan IT terkemuka yang telah sukses memasarkan software restoran ke 3000+ restoran di seluruh Indonesia. Klik di sini untuk mengetahui lebih lanjut tentang InterActive MyOrder.

No Comments Yet

Leave a Reply