Chat with us, powered by LiveChat

Strategi Meningkatkan Loyalitas Karyawan Millenial

Strategi Meningkatkan Loyalitas Karyawan Millenial – Siapa yang tidak ingin bisnisnya berkembang pesat? Anda pun PASTI menginginkannya! Tapi, strategi apa sajakah yang telah Anda siapkan untuk mengembangkan bisnis Anda LEBIH besar lagi?

Selama ini, kebanyakan pengusaha hanya fokus pada strategi pemasaran dan sangat jarang untuk memikirkan bagaimana meningkatkan kualitas SDM.Padahal, seluruh operasional di perusahaan Anda bergantung pada bagaimana performa SDM yang ada.

Bicara tentang SDM, sekarang ada tantangan baru, dimana perusahaan di berbagai penjuru dunia sedang gencar-gencarnya “memaksimalkan potensi karyawan millenial” dan menemukan bagaimana cara meningkatkan loyalitas karyawan millenial.

Kenapa Generasi Millenial?

Kita sama-sama tahu, dunia kerja saat ini banyak diisi oleh generasi millenial yang lahir tahun 1990-an ke atas. Artinya, masa depan perusahaan Anda nantinya akan dijalankan oleh generasi millenial. Merekalah yang akan mengganti posisi manajerial di perusahaan Anda dan melanjutkan estafet bisnis Anda kedepannya.

Kabar baiknya, beberapa survei menyebutkan, generasi millenial dikenal lebih kreatif, melek teknologi, dan memiliki pengetahuan lebih luas.

Namun, Anda HARUS waspada, karena generasi millenial juga dikenal lebih dinamis. Mereka sangat haus pengembangan diri dan rentan berpindah-pindah tempat kerja. Bahkan, survei Deloitte menyebutkan, 2 dari 3 generasi millenial akan memilih resign dari pekerjaannya sekarang di tahun 2020.

Jangan-jangan, generasi millenial di perusahaan Anda sudah banyak yang melakukannya!

Jangan berdiam diri menghadapinya!

Baca Juga: 10 Cara Mudah Meningkatkan Kedisiplinan Karyawan

Ini adalah ancaman serius bagi perusahaan Anda. Ingat, bahwa masa depan perusahaan Anda ditentukan oleh generasi millenial yang bekerja di perusahaan Anda sekarang.

Kalau sampai sekarang Anda masih sering cekcok dengan karyawan millenial, mengabaikan ide mereka, dan tidak mau memahami kebutuhan mereka, bersiaplah bangkrut 5-10 tahun lagi!

Sekarang bukan waktu yang tepat untuk memperpanjang cekcok. Sudah saatnya Anda temukan bagaimana strategi meningkatkan loyalitas karyawan millenial di perusahaan Anda, sehingga mereka bisa berkontribusi positif untuk pengembangan bisnis Anda.

Berikut ini 7 Strategi meningkatkan loyalitas karyawan millenial yang bisa Anda praktekkan di perusahaan Anda.

1. Berikan Hak-Hak Karyawan dengan Baik

Strategi meningkatkan loyalitas karyawan millenial yang pertama adalah berikan hak-hak karyawan Anda dengan baik. Mulai dari hak menerima gaji, tunjangan kesehatan, tunjangan hari raya, kesempatan mendapat promosi jabatan, dll.

Pastikan Anda sebagai atasan memberi hak-hak karyawan Anda dengan baik, agar mereka bekerja dengan baik pula.

Ingat: hak-hak karyawan yang tidak dipenuhi dengan baik hanya akan membuat karyawan malas bekerja, mudah mengeluh, dan ujung-ujungnya tidak loyal terhadap perusahaan.

Apalagi untuk karyawan millenial. Mereka dikenal sebagai generasi yang kritis dan melek dengan pembaruan informasi terkini. Jika Anda tidak memberikan hak-hak mereka  dengan baik, maka karyawan Anda pun tidak akan bekerja secara maksimal untuk perusahaan Anda.

Mereka hanya akan bekerja seadanya dan melakukan kerja setengah hati.

2. Terapkan Reward & Punishment secara Adil

Strategi meningkatkan loyalitas karyawan millenial selanjutnya adalah, terapkan reward and punishment secara adil. Jika karyawan Anda menunjukkan prestasi kerja yang baik, beri mereka reward yang setimpal.

Sebaliknya, jika karyawan di perusahaan Anda melakukan kesalahan, Anda pun berhak menerapkan punishment kepada mereka.

Pastikan Anda bisa menerapkan kedua hal itu secara seimbang.

Jangan sampai ketika karyawan Anda melakukan kesalahan, Anda menghukumnya terlalu berat. Tapi, ketika mereka memiliki prestasi yang baik, Anda diam saja, dan bahkan cenderung tutup mata.

3. Beri Kebebasan Berpendapat

Strategi meningkatkan loyalitas karyawan millenial yang ketiga adalah berikan mereka kebebasan untuk menyampaikan ide dan pendapat mereka.

Generasi millenial dikenal sebagai generasi yang aktif, kreatif, dan memiliki banyak ide inovatif. Ketika Anda memberi kebebasan berpendapat kepada mereka, karyawan millenial di perusahaan Anda pun pasti akan lebih semangat dalam bekerja.

Mereka juga merasa lebih leluasa dalam bekerja, karena tidak ada tekanan yang terlalu mengekang.

Saat mengambil keputusan-keputusan penting, tidak ada salahnya juga untuk melibatkan karyawan millenial di perusahaan Anda. Hal ini penting dilakukan agar Anda memiliki perspektif baru menurut sudut pandang karyawan millenial.

Baca Juga: Strategi Meningkatkan Produktifitas Karyawan

4. Buat Suasana Kerja yang Nyaman

Strategi keempat untuk meningkatkan loyalitas karyawan millenial ini masih ada hubungannya dengan poin sebelumnya.

Suasana kerja yang nyaman tidak hanya dalam artian secara fisik berupa ruang kerja/ kantor yang bersih, rapi, dan cukup udara.

Namun, yang tidak kalah penting adalah suasana yang nyaman antar-orang di dalamnya.

Sebagai atasan, biasakan untuk membuat suasana kerja di perusahaan Anda secara nyaman. Jangan terlalu mengekang karyawan Anda, karena hal itu hanya akan membuat mereka benci kepada Anda.

Mungkin, dengan bersikap mengekang karyawan Anda akan lebih patuh. Akan tetapi, hal yang sebenarnya terjadi justru sebaliknya. Mereka patuh kepada Anda secara terpaksa. Dan hal ini hanya akan menjadi bumerang untuk Anda.

Dengan suasana kerja yang tegang dan mengekang, karyawan Anda akan lebih rentan mengalami stress, tidak betah kerja, dan ujung-ujungnya loyalitas mereka terhadap perusahaan semakin menurun.

5. Beri Wadah Untuk Meningkatkan Skill

Strategi meningkatkan karyawan millenial yang keempat adalah dengan memberi mereka wadah yang tepat untuk meningkatkan kemampuan. Beri mereka kesempatan untuk mengasah keterampilan, seperti mengikutsertakan dalam seminar, workhshop, dll.

Anda juga bisa berinisiatif mengadakan pelatihan khusus yang dapat menunjang kemampuan mereka dalam bekerja.

Dengan cara ini, karyawan millenial di perusahaan Anda akan merasa lebih dihargai oleh perusahaan.

Sehingga, loyalitas karyawan millenial di perusahaan Anda pun akan tumbuh semakin kuat.

6. Tanamkan Rasa Bangga kepada Seluruh Karyawan

Strategi meningkatkan loyalitas karyawan millenial yang keenam adalah dengan membiasakan mereka untuk memiliki rasa cinta terhadap pekerjaan dan perusahan.

Hal ini termasuk langkah kecil yang sering diabaikan banyak pemilik bisnis.

Padahal, dengan menanamkan rasa cinta dan bangga terhadap pekerjaan dan perusahaan bisa meningkatkan loyalitas karyawan terhadap perusahaan.

Sebaliknya, jika karyawan cenderung meremehkan pekerjaan/ perusahaan tempat mereka bekerja, loyalitas mereka pun patut dipertanyakan.

Jadi, mulai sekarang biasakan karyawan Anda untuk memiliki rasa cinta dan bangga bisa bekerja di perusahaan Anda. Tanamkan rasa cinta terhadap produk/ jasa yang Anda jual, sehingga mereka pun tak segan untuk mempromosikan produk/ jasa Anda tanpa diminta.

7. Upgrade Penggunaan Teknologi di Perusahaan Anda

Strategi Meningkatkan Loyalitas Karyawan Millenial

Tips terakhir dari Intermezzo untuk meningkatkan loyalitas karyawan millenial adalah dengan meng-upgrade penggunaan teknologi di perusahaan Anda.

Generasi millenial dikenal sebagai generasi yang selalu up to date terhadap perkembangan teknologi. Sehingga keseharian mereka pun sudah terbiasa dengan menggunakan teknologi. Mulai dari kebiasaan belanja online, penggunaan e-wallet untuk membayar berbagai keperluan sehari-hari, hingga aktif menggunakan media sosial untuk eksistensi diri.

Anda pun tidak boleh tutup mata dengan fenomena tersebut.

Jika Anda ingin loyalitas karyawan millenial di perusahaan Anda meningkat, maka Anda pun perlu meng-upgrade penggunaan teknologi di perusahaan Anda. Agar segala pekerjaan bisa dilakukan secara efektif, efisien, dan membuat karyawan millenial merasa lebih nyaman.

Beberapa teknologi yang perlu Anda upgrade agar lebih ramah karyawan millenial, diantaranya: penggunaan mesin absensi berteknologi time-track yang bisa diakses secara jarak jauh, penggunaan software manajemen tim, seperti Asana, Slack, dll.

Untuk urusan izin/ pengajuan cuti pun sudah saatnya Anda manfaatkan penggunaan teknologi HR terbaru, seperti InterActive Payroll Lite atau InterActive Payroll Pro.

Dengan InterActive Payroll Lite atau Pro, segala keperluan manajemen HR bisa Anda lakukan secara praktis melalui software berbasis web yang juga tersedia di aplikasi android.

Sehingga, semua kebutuhan administrasi karyawan, seperti cek absensi, cetak slip gaji, pengajuan izin/ cuti, hingga pengajuan pinjaman dana bisa dilakukan via aplikasi. Sangat menarik kan?

Dengan begitu, cara kerja di perusahaan Anda bisa lebih efektif dan efisien. Loyalitas karyawan millenial di perusahaan Anda pun semakin meningkat.

Demikian pembahasan tentang Strategi Meningkatkan Loyalitas Karyawan Millenial yang perlu Anda praktekkan sekarang juga.

Menurut survei, karyawan millenial memang dikenal kurang loyal terjadap perusahaan,  sehingga sering berpindah-pindah tempat kerja.

Namun, bukan berarti fakta tersebut tidak bisa diubah.

Dengan mempraktekkan 7 strategi di atas, bukan hal yang mustahil untuk meningkatkan loyalitas karyawan millenial di perusahaan Anda secara perlahan. Praktekkan sekarang juga! 

No Comments Yet

Leave a Reply