Strategi Marketing Organik untuk Meningkatkan Penjualan UKM

Survei dari firma bisnis Deloitte terhadap 437 UKM menunjukkan UKM yang memanfaatkan promosi online menghasilkan pendapatan hingga 80% lebih tinggi dibanding pelaku UKM konvensional. Data ini menunjukkan betapa pentingnya UKM melakukan promosi online. Apakah Anda sudah melakukannya?

Jika sudah, Anda hanya perlu melakukannya lebih intens lagi agar bisa merasakan lebih banyak manfaatnya. Jika belum, berarti sekarang waktu yang tepat untuk segera melakukannya. Sebagai bahan pertimbangan, coba pelajari terlebih dahulu macam-macam strategi marketing yang bisa Anda pilih.

Secara umum, ada 2 jenis strategi, yaitu strategi marketing organik atau gratis dan strategi marketing berbayar. Strategi marketing organik artinya strategi tersebut bisa dilakukan secara natural tanpa mengeluarkan biaya sepeser pun. Sedangkan yang kedua adalah strategi berbayar dengan memanfaatkan fitur iklan.

Strategi marketing organik terdengar lebih menarik kan? Terutama bagi Anda yang baru pertama kali terjun di dunia online marketing. Tapi, bagaimana dengan hasilnya? Kuncinya, konsistensi. Hasil dari orgnaik tentu tak secepat saat Anda beriklan. Tapi, asal Anda lakukan dengan konsisten, Anda pasti bisa mendapatkan banyak manfaatnya. Karena bagaimana pun, tidak ada yang instant dalam mencapai kesuksesan bisnis.

Daripada bingung mulai dari mana, langsung saja kita bahas Strategi Marketing Organik berikut ini.

Baca Juga: Strategi Promosi Online Agar Meningkatkan Penjualan UKM

1. Buatlah Website untuk Usaha Anda

Strategi yang pertama adalah membuat website. Mungkin, jika Anda membuatnya ke sebuah digital agency, Anda akan dikenakan sejumlah biaya. Tapi, sebagai permulaan, Anda bisa membuat website sederhana terlebih dahulu. Manfaatkan beberapa platform pembuatan website yang bisa Anda coba secara gratis, seperti WordPress.

Setelah website-nya jadi, segera buat konten-konten menarik untuk mempromosikan produk UKM Anda. Hal ini perlu Anda lakukan secara konsisten agar bisa merasakan manfaatnya. Di awal, mungkin kita tidak bisa langsung menjaring pelanggan yang loyal dari website kita. Tapi, dengan konsistensi membuat konten menarik secara berkala, Anda pasti bisa merasakan dampak positifnya.

2. Maksimalkan SEO pada Website yang Sudah Dibuat

strategi marketing organik - seo

Sudah membuat website dan aktif mengunggah konten, tapi kok belum ada hasilnya ya? Pasti website-nya belum di-SEO-kan dengan baik, sehingga sulit ditemukan mesin pencari. Akibatnya, pengunjung website kita pun sedikit.

Eits, apa itu SEO?

SEO (Search Engine Optimization) adalah sebuah teknik optimasi website secara organik, agar dapat meningkatkan posisi website kita di hasil pencarian.

Saat kita mencari informasi tertentu di mesin pencari (Google, Yahoo, Bing), kita pasti menuliskan kata kunci tertentu. Sampai akhirnya muncul berbagai website di hasil pencarian.

Nah, jika SEO website kita bagus, website kita berpeluang besar ditampilkan di halaman pertama. Sebaliknya, jika SEO-nya buruk, website kita tidak akan pernah tampil di halaman pertama. Ujung-ujungnya, tidak ada yang berkunjung ke website kita. Lalu, bagaimana cara mengoptimasi SEO? Banyak sekali caranya. Mulai dari pemilihan keyword (kata kunci) yang tepat, link building, hingga social sharing.

Baca Juga: Strategi SEO agar Website Anda Muncul di Halaman Pertama

3. Mulai Berjualan di Marketplace

Strategi yang ketiga adalah berjualan di situs-situs marketplace, seperti:  Shopee, Bukalapak, Tokopedia, dan sebagainya. Selain gratis, promosi produk di situs marketplace terbukti mampu menarik lebih banyak pelanggan baru. Jumlah pengunjung situs-situs marketplace besar bisa mencapai 5 juta user per hari. Tentu jumlah tersebut berkali-kali lipat lebih besar dibanding pengunjung website yang baru Anda buat sendiri.

4. Aktif Promosi di Berbagai Media Sosial

social media

Setelah berjualan di marketplace, Anda juga perlu melakukan pemasaran melalui berbagai media sosial. Langkah ini sangat penting, mengingat jumlah pengguna media sosial di Indonesia mencapai 150 juta atau sebesar 56% dari total populasi.

Pemanfaatan mesia sosial untuk promosi bisnis pun bukan hal baru lagi. Bahkan, banyak yang telah sukses hanya dengan berjualan di media sosial, seperti Facebook, Instagram, Pinterest, dan lain-lain. Nah, sekarang giliran Anda! Manfaatkan berbagai media sosial yang paling Anda kuasai untuk mempromosikan produk dan usaha Anda secara gratis. Unggah konten-konten menarik yang disukai pelanggan, dan lakukan secara konsisten hingga Anda bisa merasakan manfaatnya.

5. Content Marketing

Tanpa content marketing yang menarik, selamanya Anda tidak akan mendapat manfaat dari website dan media sosial yang telah Anda daftarkan. Jadi, aktiflah membuat konten-konten menarik yang relevan dengan usaha Anda. Jangan terus-terusan mengunggah info promo yang berbau hard sell. Tapi, unggah juga konten-konten edukatif/ hiburan yang bisa meningkatkan minat pelanggan untuk follow dan membeli produk-produk Anda.

6. Bagikan Konten melalui Email Marketing

Nah, strategi marketing organik yang keenam adalah email marketing. Cara ini juga masih berkaitan erat dengan strategi content marketing. Setelah konten selesai dibuat, berarti sekarang waktunya penyebaran konten. Salah satunya melalui email marketing.

Email marketing hampir sama dengan strategi broadcast message kepada pelanggan. Hanya saja, strategi ini memanfaatkan penggunaan email. Misalnya, jika Anda adalah pengusaha di bidang otomotif, maka aktiflah mengirim artikel mengenai tips-tips kreatif seputar otomotif kepada email pelanggan. Informasi semacam ini akan lebih disukai pelanggan dan tentunya dapat meningkatkan kepercayaan pelanggan Anda.

Baca Juga: 6 Cara Hilangkan Keraguan Konsumen pada Bisnis Online

7. Simpan Nomor Pelanggan dan Aktif Promosi di Status

database pelanggan

Selain menyebarkan konten promosi melalui email, Anda bisa memanfaatkan berbagai platform Instant Messenger seperti WhatsApp, Line, atau Facebook Messenger. Jika selama ini Anda menggunakan fitur statusnya hanya untuk membagikan kehidupan pribadi Anda, sekarang coba ganti dengan kebiasaan promosi produk/ usaha Anda.

Jika ada pelanggan yang menghubungi nomor Anda, jangan langsung hapus nomor tersebut. Meskipun mereka hanya tanya-tanya dan tidak jadi membeli, tetap simpan nomor mereka di kontak HP Anda. Sehingga mereka bisa melihat status Anda sewaktu-waktu. Mungkin saja, jika Anda mengunggah info promo, mereka akan kembali menghubungi Anda dan langsung membeli.

8. Buat Grup Pelanggan di Whatsapp/ Telegram

Tidak cukup hanya dengan menyimpan nomor dan promosi di status? Anda bisa mencoba cara marketing yang kedelapan ini. Yakni, membuat grup pelanggan di WhatsApp atau Telegram. Cara ini bisa meningkatkan keakraban Anda dengan pelanggan dan peluang menjadikan mereka lebih loyal akan semakin besar.

Tapi, yang perlu diingat, jangan hanya mengirim promo-promo produk secara hard sell di grup pelanggan yang Anda buat. Kirimlah juga konten-konten motivasi, edukasi, atau pun hiburan. Sehingga, grup Anda tidak akan dianggap spam dan resiko pelanggan yang left group pun menurun. Anda juga bisa menawari para pelanggan Anda untuk menndaftar sebagai dropshipper/ reseller usaha Anda. Sehingga, Anda bisa meningkatkan penjualan lebih banyak lagi.

9. Kumpulkan Dropshipper, Reseller, dan Affiliate Marketer

Strategi pemasaran kali ini bisa dibilang paling berpengaruh besar dalam meningkatkan penjualan. Tentunya, asal dilakukan dengan baik dan konsisten. Daripada berjualan sendirian, tentu lebih efektif dengan memiliki beberapa tim marketing, Anda bisa menjual lebih banyak produk. Maka dari itu, Anda perlu memiliki tim. Tapi, jika mempekerjakan orang, Anda harus mengeluarkan uang untuk menggaji mereka. Bagaimana dong?

Karena itulah, sangat penting bagi Anda untuk mengumpulkan dropshipper, reseller, atau affiliate marketer yang mempromosikan produk Anda. Anda tidak perlu menggaji mereka. Anda cukup berbagi komisi sekian persen jika mereka berhasil menggaet pelanggan.

Buatlah sistem komisi yang menarik, sehingga semakin banyak orang yang tertarik untuk kerjasama menjualkan produk-produk Anda. Buatkan juga grup WA/ Telegram khusus untuk tim sales Anda tsb. Sehingga memudahkan Anda saat koordinasi dan tentunya meningkatkan keakraban antar-tim.

10. Lakukan Promo SFS di Instagram

Cara yang terakhir ini lebih ditujukan bagi Anda yang ingin memaksimalkan penggunaan Instagram untuk bisnis.

Apa itu SFS?

SFS (Shoutout for Shoutout) adalah sebuah teknik promosi dimana sesama online shop di Instagram saling mempromosikan produk rekannya. Misalnya, ada 2 pengusaha online, A dan B. Nah, mereka berdua ini saling tukar materi promosi. Lalu, Si A mempromosikan produk toko B di Instagram A, dan si B mempromosikan produk A di Instagram B.

Cara ini adalah bentuk kerjasama timbal balik yang saling menguntungkan. Karena berpeluang besar untuk meningkatkan jumlah follower secara organik, dan tentunya meningkatkan peluang terjadinya penjualan bisnis Anda. Jadi, perbanyak rekan online shop Anda, dan coba tawarkan kerjasama SFS secara gratis pada mereka.

Baca Juga: 3 Tips Manfaatkan Instagram untuk Bisnis Restoran dan Cafe

Demikian pembahasan tentang Strategi Marketing Organik untuk Meningkatkan Penjualan UKM Anda. Silakan coba beberapa starategi yang paling tepat untuk bisnis Anda, dan lakukan secara konsisten agar bisa merasakan manfaatnya.

Jika Anda butuh jasa marketing yang organik maupun berbayar, coba hubungi InDeo. Digital Marketing Agency yang sudah berpengalaman membantu banyak bisnis untuk semakin berkembang dalam dunia digital. Klik pada gambar di bawah ini untuk informasi lebih lanjut.

InDeo
2 Comments
  1. Strategi yang baik dan tepat sangat dibutuhkan untuk tiap bisnis yang akan dijalani. Terima kasih atas informasinya. Tidak hanya strategi, tetapi Jasa Buat Logo Murah juga dapat membantu memasarkan branding bisnis.

Leave a Reply

Your email address will not be published.