Strategi Pemasaran Restoran Terkini Yang Jarang Dilakukan Tapi Terbukti Meningkatkan Penjualan Luarbiasa

strategi pemasaran restoran
image/www.commitbiz.com

Strategi pemasaran restoran tak bisa dipisahkan dari bagian sebuah bisnis restoran.

Marketing atau pemasaran merupakan proses yang digunakan untuk menentukan produk atau jasa menjadi menarik bagi pelanggan dengan menggunakan strategi penjualan, komunikasi dan pengembangan bisnis.

Ketika menjalankan pemasaran sebuah restoran, ketiga aspek ini perlu diusahakan tetap kuat dan tersedia antara lain makanan dan minuman, pelayanan dan suasana restoran.

Sedangkan dalam formula dan implementasinya agar sukses dan sesuai yang diharapkan, dibutuhkan strategi pemasaran restoran yang baik, program promosi dan nilai lebih yang akan ditawarkan.

Agar strategi pemasaran restoran dapat berjalan dengan sukses, maka perlu memperhatikan beberapa hal, diantaranya yakni mampu membangun branding restoran, memanfaatkan media sosial, memposisikan restoran dengan tepat, menganalisis menu dan training.

Branding restoran memang tidak mudah dan tidak cukup hanya sekedar promosi di berbagai media.

Hal ini karena nama restoran yang baik harus dimulai dengan membangun citra dan reputasi sehingga akan membuahkan relasi dan akan mampu dikenal luas masyarakat.

Bangun citra restoran Anda mulai dari:

  1. Konsep restoran
  2. Target pengunjung
  3. Menu yang disajikan sesuai konsep
  4. Harga yang ditawarkan
  5. Pengelolaan media sosial
  6. Lokasi restoran dan
  7. Keunikan restoran

 

Lakukan analisa menu yang Anda sajikan, setidaknya setiap 6 bulan sekali untuk dievaluasi guna menjaga menu makanan masih tetap menarik bagi pelanggan atau tidak.

Dengan cara ini, Anda akan dapat menentukan menu mana yang akan tetap dipasang dan disajikan dan menu yang harus diganti dalam buku menu.

Sebagai catatan untuk Anda, bahwa pelanggan selalu menginginkan menu atau inovasi baru yang membuat mereka akan tetap terus tertarik datang ke restoran Anda.

Tidak hanya itu, kompetensi setiap individu dalam restoran juga perlu ditingkatkan secara kontinyu dengan menyesuaikan perkembangan di masyarakat tak terkecuali bagian pemasaran.

Kualitas sumber daya manusia adalah aset yang sangat berharga dalam membangun citra restoran Anda.

Siapkan rencana promosi yang efektif

Anda bisa menyusun acara bulanan maupun mingguan atau acara khusus ketika hari libur nasional.

Misalkan menyajikan menu spesial mingguan atau menyajikan menu khusus Hari Raya, hari pahlawan dan lain sebagainya.

Mulailah dengan menyiapkan program customer loyalty.

Misalkan dengan menggunakan jumlah tamu yang terdaftar dalam database atau minimal sudah lebih dari tiga kali berkunjung, Anda bisa menyiapkan diskon khusus, promo dll.

Baca juga: 3 Hal Penting untuk Sukses Berbisnis Restoran

Anda juga bisa membuat sistem promosi member get member.

Misalkan membuat membership card dengan potongan harga 10% setiap kunjungan ke restoran dengan membawa temannya untuk menjadi member, maka member tersebut akan mendapatkan poin.

Apabila member telah mengumpulkan 10 poin misalnya maka member akan mendapatkan diskon diatas.

Contoh lain Anda juga bisa menerapkan program makan khusus, seperti secretary lunch, dengan memperkenalkan restoran kepada para executive secretary dari perusahaan dan bank setiap sebulan sekali

Banker lunch, mengundang kepala cabang bank radius 5 km dari restoran Anda dan dilaksanakan setiap sebulan sekali.

Dan traders dinner party, dinner party satu bulan sekali untuk para pengusaha dan pimpinan perusahaan misalnya.

Anda juga bisa membuat program promosi seperti membuat menu spesial, festival makanan, demo masak, memberikan giveaway di media sosial, memberikan hadiah mainan anak atau mengadakan lomba gambar untuk anak, dll.

Anda bisa kembangkan sendiri ide ide diatas ini untuk disesuaikan dengan situasi, budget dan kondisi restoran atau cafe Anda

Empat faktor ini yang akan mempengaruhi kesuksesan pemasaran restoran Anda

Sebenarnya ada beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam pemasaran restoran  atau cafe, antara lain:

1. Perkenalan (kesan) pertama

Kesan pertama pengunjung ketika datang dan makan di restoran Anda dapat sangat menentukan penilaian apakah mereka puas atau tidak.

Pengunjung akan mulai membangun persepsi, mulai dari pertama masuk ke restoran, kecepatan pelayanan, cita rasa hidangan, keramahan pelayanan ketika pembayaran, hingga penanganan pelayanan pengunjung ketika akan pulang.

2. Frekuensi kunjungan

Menghitung berapa kali pengunjung restoran Anda datang kembali, bisa Anda gunakan untuk tolak ukur menghitung jumlah pelanggan setia Anda.

Untuk restoran yang berdiri sendiri (bukan di mall) jumlah persentase ideal tamu lama (pelanggan) adalah 70% – 80%, sedangkan tamu baru 20% – 30%.


Perlu Anda perhatikan juga secara serius jika sebagian besar yang datang orang baru (kecuali restoran yang berlokasi di rest area & resort), karena bisa jadi restoran Anda jarang disukai mereka.

3. Kemampuan daya beli tiap pengunjung

Kemampuan karyawan dan pengawas (supervisor) dalam menjual sangat memengaruhi jumlah rupiah yang akan Anda terima dari pengunjung restoran.

Cara menawarkan hidangan saat pengambilan pesanan, cara berbicara, kemampuan menjual ekstra makanan dan minuman ketika pemesanan, akan mampu meningkatkan pembelian (daya beli) pengunjung (average check).

4. Menyediakan paket untuk pesta.

image/www.pernikahan123.com

Banyaknya calon pelanggan potensial yang membuat acara pesta akan mampu meningkatkan penjualan di restoran Anda.

Siapkan penawaran khusus yang mampu menarik sesuai dengan konsep yang diinginkan

Selama mengadakan pesta diharapkan tidak menutup restoran secara umum karena hal ini membangun citra buruk dan mengecewakan pelanggan lain terutama yang setia.

Jangan pula tergiur keuntungan sesaat saja tetapi juga memikirkan kelangsungan bisnis untuk jangka panjang.

Oleh karenanya Anda perlu membangun relasi dan kepuasan pelanggan.

Baca juga: Ini Alasan Mengapa Banyak Bisnis Restoran yang Gagal

Tingkat retensi dan kepuasan pelanggan perlu diperhatikan

Manajer restoran terkadang tidak menyadari bahwa hubungan relasi dengan pelanggan adalah penentu keberhasilan restoran yang dipimpinnya.

Hilangnya pelanggan karena tidak puas adalah biaya yang mahal.

Sekitar 50% tamu yang tidak puas akan komplain kepada karyawan Anda di restoran.

Namun hanya 1%-5% tamu yang tidak puas justru bisa menyampaikannya kepada manajer.

Umumnya 91% pelanggan yang kecewa tidak akan kembali ke restoran Anda.

Pelanggan yang komplain dan merasa telah puas akan jadi lebih loyal dibandingkan pelanggan yang tidak puas dan tidak mengajukan komplain.

Kehilangan pelanggan biasanya disebabkan karena ketidakpuasan mereka.

Cara efektif yang dapat Anda lakukan adalah menghubungi pelanggan yang jarang datang tetapi berpotensi untuk datang.

Sumber: Dikutip dari Susanto Sukarto, Managing Director SS Restaurant Training & Management Consultant

(Note:  Pembahasan lebih mendalam tentang strategi pemasaran restoran bisa Anda baca dalam ebook ini) >> Klik disini

No Comments Yet
About Us

Intermezzo is online magazine for smart entrepreneurs and start-ups. We are committed with two ideas. First, as entrepreneurs and start-ups within Indonesia will be the bridge that will link the entrepreneurial community in our region together. Second, the start-up boom that began in Surabaya and which spread to around Indonesia will tell this exciting and unfolding story in our region. We are active across digital and social media.

%d bloggers like this: